JAMBI, Senin (26/10/2026) – Suasana haru dan kebanggaan menyelimuti sidang terbuka promosi doktor mantan Kapolresta Jambi, Boy Sutan Binanga Siregar, S.I.K., M.H., di Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Senin (26/10/2026). Di tengah momen bersejarah tersebut, deretan papan ucapan dan karangan bunga dari masyarakat Kalimantan Selatan membanjiri kawasan kampus, menjadi bentuk perhatian dan ucapan selamat atas pencapaian akademik perwira Polri yang kini menjabat sebagai Dansat Brimob Polda Kalimantan Selatan itu.

Pemandangan deretan karangan bunga yang menghiasi lingkungan kampus menghadirkan suasana berbeda pada hari istimewa tersebut. Ucapan selamat yang datang dari Kalimantan Selatan menjadi simbol dukungan dan kebanggaan atas keberhasilan Boy menuntaskan pendidikan doktoral setelah kurang lebih dua setengah tahun menempuh pendidikan di UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

Bukan sekadar seremoni akademik, hari itu menjadi momen penuh makna bagi Boy dan keluarga. Di tengah perjalanan pengabdian sebagai anggota Polri, ia berhasil menuntaskan pendidikan doktoral dengan predikat cumlaude dan tercatat sebagai doktor ke-336 di UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

Pencapaian tersebut terasa semakin istimewa karena sekitar tiga bulan terakhir, Boy dipercaya mengemban amanah sebagai Dansat Brimob Polda Kalimantan Selatan. Di tengah tanggung jawab kedinasan yang menyertainya, keberhasilan meraih gelar doktor menjadi catatan penting dalam perjalanan pendidikan dan kariernya.

Karangan Bunga Banjiri UIN STS Jambi

Deretan karangan bunga berwarna-warni yang berjajar di sekitar kampus menjadi salah satu pemandangan paling mencolok dalam pelaksanaan sidang terbuka tersebut. Ucapan selamat dari masyarakat Kalimantan Selatan menghadirkan nuansa emosional di tengah prosesi akademik yang menandai keberhasilan Boy meraih gelar doktor.

Kehadiran berbagai ucapan tersebut menjadi bagian dari cerita di balik pencapaian akademiknya. Jarak geografis antara Kalimantan Selatan dan Jambi tidak menghalangi hadirnya ungkapan selamat yang menghiasi momen istimewa itu.

Bagi Boy, pencapaian ini bukan hanya tentang gelar akademik yang kini disandangnya, tetapi juga tentang perjalanan panjang yang telah dilalui hingga mencapai tahap tersebut. Predikat cumlaude yang diraih semakin menambah kebanggaan pada hari bersejarah itu.

Disaksikan Istri dan Anak-Anak

Suasana haru juga terasa dengan kehadiran istri dan anak-anak Boy Sutan Binanga Siregar dalam sidang terbuka promosi doktor tersebut. Keluarga hadir menyaksikan langsung salah satu pencapaian penting dalam perjalanan hidupnya.

Menyelesaikan pendidikan doktoral selama kurang lebih dua setengah tahun tentu membutuhkan komitmen dan kedisiplinan, terlebih ketika harus berjalan beriringan dengan tugas serta tanggung jawab kedinasan. Karena itu, momen keberhasilan tersebut memiliki makna tersendiri bagi Boy dan keluarga.

Kehadiran keluarga menjadi bagian penting dari cerita keberhasilan ini. Setelah melewati proses akademik yang panjang, Boy akhirnya menuntaskan pendidikannya dengan hasil membanggakan di hadapan keluarga dan lingkungan akademik.

Doktor ke-336 UIN Jambi dengan Predikat Cumlaude

Keberhasilan Boy menyandang gelar doktor ke-336 di UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dengan predikat cumlaude menjadi pencapaian akademik yang patut dicatat. Pendidikan tersebut ditempuh di tengah dinamika tugas kepolisian yang menuntut kesiapan, kedisiplinan, dan tanggung jawab.

Gelar doktor diharapkan dapat menjadi bekal tambahan dalam memperluas wawasan dan memperkuat kapasitas diri, baik dalam kehidupan profesional maupun pengabdian kepada masyarakat.

Momen ini sekaligus menjadi pengingat bahwa proses belajar dapat terus berjalan di tengah kesibukan dan tanggung jawab pekerjaan. Pencapaian akademik bukanlah akhir perjalanan, melainkan langkah baru untuk mengembangkan pengetahuan dan memberikan manfaat yang lebih luas.

Pada akhirnya, hari bersejarah Boy Sutan Binanga Siregar di UIN Jambi bukan hanya tentang keberhasilan meraih gelar doktor dengan predikat cumlaude. Kehadiran keluarga yang menyaksikan langsung, ditambah deretan karangan bunga dari Kalimantan Selatan, menjadikan momen tersebut penuh haru, kebanggaan, dan makna.

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *